Kamis, 31 Oktober 2013

Mayangkara 101 FM Blitar

Streaming Mayangkara 101 FM Blitar

Radio kontrol sosial
Radio Mayangkara 101 FM Blitar

Klik play untuk mendengarkan Streaming Radio Mayangkara 101 FM Blitar
Kemudian tunggu sebentar sedang loading audio streaming.
Jika audio player tidak muncul coba direfresh halaman, namun bila tetap tidak muncul berarti radio sudah off line atau server audio streaming lagi gangguan, silahkan mendengarkan radio online lainnya.
Apabila audio player tidak support dengan browser anda,bisa juga didengarkan menggunakan
VLC Media Player

Streaming Mayangkara 101 FM Blitar

Sejarah radio mayangkara101 fm Blitar

Maaf sebelumnya,materi konten ini saya ambil dari website radio mayangkara agar saya tidak salah menyampaikan informasi tentang profil radio mayangkara kepada generasi muda sekarang dan mendatang karena ini sebuah sjarah panjang tentang Radio Mayangkara Blitar.
Tahun 1980an, radio memasuki masa kejayaannya. Radio menemukan habitatnya. Radio disanjung dan dimanja masyarakatnya. Radio dimasa itu dijadikan simbol hiburan nomor satu, tidak saja karena sangat murah, tapi diam-diam mampu membangun peradaban manusia.
Tiba-tiba masyarakat menunjukkan keperkasaannya membangun emosi dan nafsu kekuasaan dalam buaian imajinasi lewat lagu dan salam, berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun tahun dan dalam satu dekapan dekade audience atau masyarakat sungguh sangat berkuasa. Sampailah radio dipuncak kejayaannya, tiba-tiba masyarakat dibelenggu rasa rindu, mendadak dibuai mimpi dan imajinasi yang memabukkan. Masyarakat dijerat lahirya bom sandiwara radio. Seperti, Butir Butir Pasir di Laut, Tutur Tinular, Saur Sepuh, Misteri Gunung Merapi, dan lain lain.
Tidak itu saja, polah tingkah dan ucapan para tokoh yang muncul dalam sandiwara itu pelan-pelan mengilhami perilaku dan ucapan masyarakat pendengarnya. Nama-nama seperti Brahma Kumbara, Lasmini, Manthili, Bentar, Mak Lampir sampai Basir, telah melegenda menjadi jaminan mutu tiada tanding.

Semula tidak ada tendensi bisnis radio itu bakal menjajikan profit, karena menurut Haji Hariyanto, pemilik Radio Mayangkara, dirinya hanya merasa iri kepada para pembantunya yang asyik dan serius setiap mendengarkan sandiwara radio, bagaimana kalau besuk coba coba membangun radio. Dan akhirnya, di tengah hiruk pikuk hebohnya sandiwara radio itulah, Radio Mayangkara dilahirkan, tepatnya tanggal 3 Juli 1987, dan menjadi radio swasta pertama di Kota Blitar

Masa jaya Mayangkara terus berlanjut dengan selalu melahirkan produk acara unggulan, diantaranya: Galih Ratna, Rockarama, Pantun Berjoget, Gempil, dan Kejarama. Bahkan, di tahun 1993 Radio Mayangkara menjadi radio swasta pertama yang berani membuat program berita produksi sendiri, diantaranya: Lintas Kabar Mayangkara (Lintarama), Pilihan Kabar Minggu Ini (Pilar Mini), dan Rona Desa (Ronde).

Badai politik nasional mendadak bergemuruh, dimana-mana diteriakkan reformasi, menggema bersahut-sahutan, pranatan ekonomi sebagai nyawa negara tersendat-sendat lumpuh tidak berdaya, media massa sebagai penyambung lidah reformasi juga lunglai, sebab yang dirasakan bukan lagu atau musik, melainkan demo dan unjuk rasa menuntut perubahan. Mayangkara tertunduk lesu, sepi, pendengarnya booring dan gaduh. Demikian juga para pengiklannya, satu demi satu hengkang. Sungguh reformasi telah merontokkan sendi-sendi sosial masyarakat.

Radio Mayangkara harus secepatnya bangkit dan segera menyesuaikan tuntutan masyarakat. Demi mengusung semangat itu, Radio Mayangkara harus secepatnya pindah frekuensi dari AM ke FM dan gedungnya segera dibangun. Menurut Hariyanto, Radio Mayangkara tidak boleh lama-lama terjatuh, kita harus rebut kembali pendengar Mayangkara dengan cara, Mayangkara harus terlahir kembali dengan karakter siaran baru dan tampil beda, menjadi radio berita dengan label 'Lang Lang Kota'. Dengan demikian, format siaran request (salam dan musik) ditanggalkan. Dan kru Radio Mayangkara harus berguru ke Suara Surabaya untuk memantapkan langkah Lang Lang Kota.

Di usia Radio Mayangkara yang semakin dewasa, segalanya tercurahkan untuk anda semua kawan Mayangkara. berita elektronik berbasis website  bisa diakses di www.radiomayangkara.com dan radio online streaming yang bisa diakses dimanapun.

Suara rakyat suara Tuhan atau kehendak rakyat kehendak raja, selalu dimanja Mayangkara dalam menyalurkan aspirasinya. Mayangkara senantiasa cinta rakyatnya juga pemimpinnya dan cinta para pengiklannya. Dengan Lang Lang Kota kita membangun kota ini dengan budaya Kritis Interaktif dan Solusif. Rakyat Kota dan Kabupaten Blitar bersama Mayangkara harus menjadi mercu suar nilai-nilai kebangsaan dalam roh kedamaian, sarampak gendhang, sarampak hati menuju Indonesia Jaya(Iwan)
Sumber : http://mayangkararadio.com/101-mayangkara/sejarah-mayangkara.

Mayangkara 101 FM Blitar :
Alamat studio : Jl. Ciliwung No. 32 A Kota Blitar Kode Pos 66116
Telepon Studio : (0342) 803333
SMS Studio : 08123313699
Website : http://mayangkararadio.com

5 komentar

mintardi wahyudi delete 10 Agustus 2014 08.54

mayangkara mantapp...

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Sepertinya Mayangkara sedang melakukan maintenace,sehingga audio streaming offline

Terima kasih untuk kritik,saran dan koreksi serta kunjungannya. Komentar sesuai dengan artikel, mohon tidak meninggalkan link aktif.
EmoticonEmoticon